KEPALA PUSKESMAS
Kepala Puskesmas/>
STAF PUSKESMAS
APLIKASI ANDROID WEB PKM

Menghitung Indeks Massa Tubuh

Berat Badan :

Tinggi Badan :



IMT =


Penjelasan Dasar Tuberkulosis Paru

Tuberkulosis atau yang sering disebut TB atau TBC merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru walaupun pada sepertiga kasus menyerang organ tubuh lain. Penyakit ini merupakan penyakit menular.
Mungkin perlu anda ketahui bahwa TB ini merupakan salah satu penyakit tertua yang diketahui menyerang manusia.

Jika diterapi dengan cepat dan teratur maka penyakit ini dapat disembuhkan namun jika tanpa pengobatan maka penyakit ini akan mengakibatkan kematian, di mana lebih dari setengah kasus TBC kematian diperoleh dalam kurun waktu lima tahun.
Setiap tahun muncul 500 ribu kasus baru dan lebih dari 140 ribu lainnya meninggal.
Seratus tahun yang lalu, satu dari lima kematian di Amerika Serikat disebabkan oleh TBC.

Baru-baru ini WHO memperingatkan bahwa perjuangan untuk membasmi wabah tuberkulosis
tidak akan berhasil kecuali stigma, diskriminasi dan marjinalisasi pasien TBC diakhiri.

Menurut WHO, data pada tahun 2015 menunjukkan bahwa lebih dari 10,4 juta orang yang sakit, 1,8 juta diantaranya meninggal disebabkan oleh penyakit TBC. Dan sedihnya lagi, sebagian besar kasus kematian tersebut terjadi di negara-negara sedang berkembang.

Hari TBC Dunia diperingati setiap tanggal 24 Maret oleh karena pada tanggal tersebut, tepatnya tanggal 24 Maret 1882 bertempat di Berlin, Jerman, Robert Koch mempresentasikan hasil studinya yang membahas tentang penemuannya mengenai penyebab dari tuberkulosis.

WHO, pada tahun 1992 telah mencanangkan tuberkulosis sebagai Global Emergency, dimana dalam laporan WHO tahun 2004 disebutkan bahwa terdapat 8,8 juta kasus baru tuberkulosis yang pada tahun 2002.
Lebih lanjut disebutkan bahwa kurang lebih sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman TBC ini dan jumlah terbesar kasus ini terjadi di Asia Tenggara yaitu 33% dari seluruh kasus di dunia.
Indonesia sendiri berada pada peringkat ketiga di dunia untuk jumlah penderita TBC.

Di Indonesia, penyakit TBC ini masih merupakan penyakit infeksi saluran napas yang tersering.
Indonesia menempati urutan ketiga setelah India dan China dalam hal jumlah penderita TBC di antara 22 negara dengan masalah TBC terbesar di dunia.

Hasil survei Kesehatan Rumah Tangga Depkes RI tahun 1992, menunjukkan bahwa Tuberkulosis TBC merupakan penyakit kedua penyebab kematian, sedangkan pada tahun 1986 merupakan penyebab kematian keempat. Hal ini menunjukkan perkembangan yang sangat cepat dari penyakit TBC di Indonesia.
Pada tahun 1999 WHO Global Surveillance memperkirakan di Indonesia terdapat 583.000 penderita Tuberkulosis baru pertahun dengan 262.000 BTA positif atau insidens rate kira-kira 130 per 100.000 penduduk. Sedangkan kematian akibat Tuberkulosis diperkirakan menimpa 140.000 penduduk tiap tahun.
Keterlambatan dalam menegakkan diagnosa dan ketidakpatuhan dalam menjalani pengobatan mempunyai dampak yang besar karena pasien TBC akan menularkan penyakitnya pada lingkungan sekitarnya, sehingga akibatnya jumlah penderita menjadi semakin bertambah.

Pengobatan Tuberkulosis berlangsung cukup lama yaitu setidaknya 6 bulan pengobatan dan selanjutnya dievaluasi oleh dokter apakah perlu dilanjutkan atau berhenti.
Hal ini juga yang merupakan kendala dalam hal pengobatan, karena pengobatan yang cukup lama seringkali membuat pasien putus berobat atau menjalankan pengobatan secara tidak teratur. Kedua hal ini dapat berakibat pengobatan tidak berhasil dan kuman dapat menjadi kebal atau yang disebut disebut MDR ( Multi Drugs Resistance ). Jika sudah terjadi MDR ini, maka otomatis biaya pengobatan menjadi bertambah dan tentunya pengobatanpun menjadi lebih kompleks.
Untuk itu sangat diharapkan agar penderita dapat lebih disiplin dan mau teratur dalam berobat sehingga program pemerintah dalam pengentasan tuberkulosis dapat berhasil.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

KASUBAG TATA USAHA
Kasubag Tata Usaha/>


PENDAFTARAN PASIEN :
HARI
JAM
Senin-Kamis
07:30-11:30
Jumat
07:30-10:00
Sabtu
07:30-11:00
JAM KANTOR :
HARI
JAM
Senin-Kamis
07:30-14:30
(Istirahat)
12:00-13:00
Jumat
07:30-11:00
Sabtu
07:30-13:00
ARTIKEL BLUD

PKM KBJ MESSENGER

APLIKASI ANDROID FORUM

LOKASI PUSKESMAS


Daftarkan email Anda untuk mendapatkan artikel terbaru Puskesmas Kembang Janggut secara gratis

Ketikkan Email Anda





error: Selamat Berkarya !!